9 Cara Mempercepat Kinerja Laptop Agar Tetap Kencang Performanya
Penurunan performa pada laptop relatif cukup umum terjadi. Pada beberapa kasus, kondisi ini bahkan bisa terjadi secara tiba-tiba. Maka dari itu wajar kalau banyak orang yang kemudian mencari cara mempercepat kinerja laptop agar performanya tetap mantap.
Secara umum ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kinerja laptop mengalami penurunan. Mulai dari kemungkinan terjadinya masalah teknis yang terjadi pada laptop hingga pola atau kebiasaan pengguna yang bisa memperlambat kinerja laptop itu sendiri.
Untuk bisa mengatasi kinerja laptop yang menurun Anda perlu mengidentifikasi terlebih dulu penyebab timbulnya masalah penurunan kinerja pada laptop. Identifikasi masalah secara tepat, akan membuat proses penanganan kendala menjadi semakin optimal.
Penyebab Kinerja Laptop Menurun

Sebelum mengetahui cara mempercepat kinerja laptop, terlebih dulu Anda perlu mengetahui beberapa kemungkinan penyebab kinerja laptop menjadi menurun. Sebagai informasi, berikut adalah beberapa faktor yang relatif umum menyebabkan kinerja laptop mengalami penurunan.
1. Terlalu Banyak Program Yang Berjalan
Salah satu faktor umum yang kerap menjadikan kinerja laptop mengalami penurunan adalah banyaknya program atau aplikasi yang berjalan di laptop secara bersamaan. Banyak pengguna yang tidak menyadari bahwa ada puluhan aplikasi yang tetap berjalan di latar belakang meski tidak sedang digunakan secara langsung.
Program atau aplikasi ini tentunya akan memakan penggunaan sumber daya CPU dan RAM secara diam-diam pada laptop yang Anda gunakan. Hal ini bisa mengakibatkan laptop menjadi menjadi kekurangan tenaga untuk menjalankan aplikasi utama yang akan Anda gunakan.
Semakin banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang tentunya akan semakin besar konsumsi daya CPU dan RAM-nya. Oleh karenanya, akan membuat kinerja laptop menjadi semakin berat karena banyaknya beban kerja yang digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi tersebut.
2. Kapasitas Penyimpanan Laptop yang Hampir Penuh
Agar bisa menjalankan sistem operasi secara optimal, maka laptop membutuhkan ruang kosong yang cukup pada drive penyimpanan. Kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan ini biasanya berupa penyimpanan file sementara (virtual memory) yang ada di drive C.
Ketika ruang penyimpanan pada drive C ini sudah cukup minim, maka tentu laptop akan mengalami kesulitan dalam menjalankan sistem operasinya. Sistem tersebut akan mengalami kesulitan dalam menuliskan data baru yang berakibat pada kinerja laptop yang semakin melambat.
Kapasitas drive penyimpanan yang penuh ini biasanya disebabkan oleh penumpukan file besar ataupun aplikasi yang jarang dibuka. Sehingga laptop pun pada akhirnya akan mengalami penurunan pada performa atau kinerjanya.
3. Sistem Driver Laptop yang Tidak Update
Kemungkinan penyebab kinerja laptop menjadi lambat yang berikutnya adalah sistem driver yang sudah kadaluwarsa atau tidak diperbaiki. Software dan driver yang sudah kadaluwarsa seringkali mengandung bug atau masalah kompatibilitas yang cukup serius.
Adanya bug atau masalah kompatibilitas ini akan bisa menjadi penghambat bagi kinerja hardware sehingga tidak bisa bekerja secara maksimal. Selain performa laptop yang menurun, tingkat keamanan perangkat pun menjadi hal yang cukup riskan jika sistem sudah tidak up to date.
Secara umum pada developer perangkat lunak akan meluncurkan pembaruan atau update secara rutin pada aplikasi atau software yang mereka kembangkan. Pembaruan ini tentunya untuk memperbaiki celah keamanan dan mengoptimalkan kompatibilitas kinerja antara sistem dengan perangkat keras.
Tanpa melakukan pembaruan secara rutin, mungkin perangkat Anda tidak akan bisa mencapai efisiensi kinerja yang semakin optimal. Sehingga penting bagi pemilik perangkat untuk memperhatikan sistem atau versi perangkat lunak yang mereka gunakan.
4. Kapasitas RAM Yang Tidak Mencukupi
Penyebab berikutnya yang juga kerap menjadi alasan kinerja laptop mengalami penurunan adalah kapasitas RAM yang tidak mencukupi. Ketika kapasitas RAM tidak mencukupi untuk menjalankan aplikasi atau program di laptop maka akan membuat kinerjanya menjadi lambat.
Resource RAM yang terbatas ini nantinya akan memaksa sistem untuk menggunakan sebagian kapasitas hard disk sebagai memori sementara. Karena memory ini hanya bersifat sementara dan bukan dari RAM maka tentu akan membuat kecepatan dan kinerjanya berada di bawah RAM asli.
Kondisi ini pada umumnya sering terjadi pada saat Anda terlalu banyak membuka tab browser di perangkat laptop tersebut. Contoh lain misal ketika Anda menjalankan aplikasi untuk desain bersamaan dengan aplikasi office lainnya.
Ketika kapasitas memori fisik (RAM) sudah mencapai batas kapasitasnya maka akan ada penurunan kinerja laptop yang bisa Anda rasakan. Misalnya terjadinya lag ataupun macet total pada saat berpindah tab atau berpindah antar aplikasi di perangkat laptop tersebut.
9 Cara Mempercepat Kinerja Laptop Agar Performa Tetap Optimal
Setelah mengetahui beberapa kemungkinan umum yang menjadi penyebab kinerja laptop menjadi lambat, kini Anda juga perlu untuk mengetahui cara mempercepat kinerja laptop agar kinerjanya tetap optimal.
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mempercepat laptop agar kinerjanya tetap optimal.
1. Perbarui Sistem Operasi dan Driver Secara Rutin

Langkah pertama yang cukup penting untuk mempercepat kinerja laptop adalah dengan memastikan bahwa Windows ataupun sistem operasi yang Anda gunakan berada dalam versi yang terbaru. Jadi tidak ada salahnya untuk rutin mengecek apakah ada pembaruan pada sistem atau driver yang Anda gunakan di laptop tersebut.
Pembaruan sistem umumnya tidak hanya menghadirkan sejumlah fitur baru di dalamnya. Namun juga membawa patch performa yang bisa saja memperbaiki efisiensi penggunaan baterai daya pada prosesor.
Tingkat efisiensi yang semakin baik ini tentunya akan membuat kinerja laptop menjadi semakin optimal. Sehingga Anda tetap bisa menggunakan perangkat laptop dengan baik tanpa khawatir harus mengalami lag ataupun macet akibat penurunan performa.
Selain memastikan sistem OS yang selalu up to date, pastikan juga Anda mengecek driver kartu grafis dan chipset pada perangkat yang dimiliki. Jika memang sudah kadaluwarsa silakan bisa melakukan update versi yang lebih baru agar komunikasi antara software dan hardware dapat berjalan secara maksimal.
2. Matikan Program Start Up Yang Tidak Diperlukan

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa setiap laptop umumnya menjalankan berbagai macam aplikasi dibelakang layar. Aplikasi-aplikasi ini tentunya akan membuat konsumsi RAM dan penyimpanan menjadi semakin bengkak
Maka dari itu, cara mempercepat kinerja laptop yang bisa dipertimbangkan selanjutnya adalah dengan mematikan program/aplikasi startup yang tidak diperlukan. Melakukan pengaturan pada aplikasi apa saja yang boleh berjalan otomatis saat laptop dinyalakan, bisa memangkas waktu booting perangkat secara signifikan.
Beberapa contoh aplikasi yang tidak mendesak untuk segera dijalankan dengan segera antara lain misalnya adalah Spotify, Skype, Cloud, atau aplikasi lain yang memang dirasa tidak relevan dengan penggunaan laptop Anda.
Anda bisa membuka Task Manager lalu kemudian mematikan (disable) pada aplikasi-aplikasi atau program tersebut agar tidak berjalan secara otomatis di belakang layar. Dengan membatasi aplikasi startup, maka sumber daya sistem akan sepenuhnya dialokasikan untuk tugas-tugas yang memang sedang Anda kerjakan saat ini. Sehingga kinerja laptop pun akan tetap optimal karena tidak ada banyak penggunaan resource yang terbuang.
3. Hapus File dan Aplikasi Yang Tidak Digunakan

Penurunan kapasitas penyimpanan juga bisa mempengaruhi kinerja laptop menjadi lambat. Maka dari itu, cara mempercepat kinerja laptop yang bisa dipertimbangkan selanjutnya adalah dengan menghapus file atau aplikasi yang sudah tidak digunakan.
Coba tinjau kembali daftar aplikasi yang terinstal dan hapuslah aplikasi yang sudah tidak pernah dibuka atau digunakan dalam satu bulan terakhir. Ada baiknya kalau Anda juga melakukan penghapusan pada file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi.
Melakukan uninstall aplikasi di laptop dengan benar akan membantu Anda mengosongkan ruang disk penyimpanan sekaligus bisa mengurangi beban registry sistem. Hal ini tentunya akan memberikan peningkatan performa pada laptop karena sistem bisa lebih efisien dalam melakukan pengelolaan file sistem yang jauh lebih penting.
4. Bersihkan Cache dan Temporary File Secara Berkala
Ketika Anda melakukan browsing dan menggunakan apikasi harian secara rutin maka akan menghasilkan file sampah atau cache pada laptop. Semakin lama tentu akan bisa membuat file cache tersebut menjadi semakin besar dan berimbas pada penurunan kinerja laptop.
Maka dari itu, cara mempercepat kinerja laptop yang bisa dipertimbangkan selanjutnya adalah dengan melakukan penghapusan cache dan temporary file pada laptop secara berkala. Pembersihan ini nantinya akan bisa menghilangkan data-data sementara yang tentunya sudah tidak relevan lagi.
Imbasnya proses pembacaan data di laptop akan menjadi lebih efisien yang pada akhirnya bisa meningkatkan kinerja laptop secara lebih optimal. Untuk melakukan penghapusan cache atau temporary file ini Anda bisa menggunakan fitur Disk Clean Up atau Storage sense secara rutin.
5 Cara Mempercepat Kinerja Laptop Dengan Mengoptimalkan Pengaturan Daya (Power Settings)

Cara selanjutnya yang bisa digunakan untuk mempercepat kinerja laptop adalah dengan mengoptimalkan penggunaan Power Setting. Secara default, banyak laptop menggunakan mode “balanced” untuk menghemat konsumsi energi.
Namun mode fitur ini sering kali membatasi kecepatan maksimal proses yang ada di laptop tersebut. Maka dari itu, jika ingin mendapatkan performa laptop yang cenderung lebih tinggu maka Anda bisa menggunakan mode “High Performance”.
Akan tetapi disarankan menggunakan mode High Performance ini saat laptop sedang terhubung ke charger atau sumber daya. Penggunaan mode High Performance ini akan meningkatkan kinerja laptop menjadi semakin maksimal namun dengan konsumsi daya yang relatif lebih boros.
Dalam mode pengaturan ini, perangkat laptop akan bisa bekerja pada clock yang tertinggi. Oleh karenanya perangkat tersebut akan bisa membuat aplikasi yang berat menjadi terasa lebih responsif dan lancar pada saat digunakan.
6. Upgrade RAM Untuk Performa yang Lebih Maksimal
Jika perangkat yang Anda miliki mendukung untuk dilakukan upgrade atau penambahan RAM maka cara mempercepat kinerja laptop adalah dengan melakukan upgrade RAM. Untuk mengetahui apakah laptop yang Anda miliki sudah mendukung upgrade RAM silakan bisa dicek kembali pada deskripsi spesifikasi perangkat yang dimiliki.
Menambah kapasitas RAM pada Laptop merupakan salah satu cara terbaik yang bisa digunakan untuk mendapatkan peningkatan performa laptop yang sangat signifikan. Jika Anda sering melakukan tugas-tugas berat seperti pengeditan video atau menjalankan aplikasi berat secara multi-tasking maka upgrade RAM bisa menjadi pilihan yang sangat tepat.
7. Lakukan Penggantian Hard disk ke SSD
Untuk laptop-laptop versi yang lebih lama, umumnya masih menggunakan Hard DIsk Drive (HDD) sebagai media penyimpanan internalnya. Perangkat penyimpanan jenis HDD dinilai memiliki kecepatan penulisan dan pembacaan data yang lebih lambat bila dibandingkan dengan SSD (Solid State Drive).
Maka dari itu, beralih dari jenis penyimpanan HDD ke tipe SSD bisa menjadi salah satu cara mempercepat kinerja laptop yang cukup bisa diandalkan. Secara umum, SSD memiliki tingkat kecepatan baca dan tulis data berkali-kali lipat lebih cepat bila dibandingkan dengan HDD.
Hal ini akan membuat proses membuka aplikasi dan memindahkan file terasa lebih cepat. Hal ini tentunya akan bisa membuat kinerja laptop yang Anda miliki menjadi semakin baik kinerja dan performa yang dimilikinya.
8. Cara Mempercepat Kinerja Laptop Dengan Restart Secara Berkala
Cara mempercepat kinerja laptop yang bisa digunakan selanjutnya adalah dengan melakukan restart perangkat secara berkala. Pada dasarnya mematikan dan menyalakan kembali perangkat laptop bisa berfungsi untuk membersihkan memori RAM dari sisa-sisa proses aplikasi yang mungkin masih tersangkut.
Anda bisa melakukan restart laptop secara berkala minimal sehari sekali untuk bisa menjaga stabilitas dan kinerja sistem. Langkah yang terbilang sangat sederhana ini sering kali menjadi solusi yang paling praktis dan ampuh untuk mengatasi berbagai masalah teknis kecil yang membuat laptop mengalami penurunan kinerjanya.
9. Pastikan Sistem Pendingin Laptop Berfungsi Dengan Baik
Pada beberapa kasus, penurunan kinerja laptop terkadang bisa terjadi karena perangkat yang terlalu panas (overheating). Suhu perangkat yang terlalu panas akan bisa memicu fitur “thermal throttling” yaitu fitur yang memungkinkan bagi prosesor untuk menurunkan kecepatannya secara sengaja agar perangkat tidak rusak terbakar.
Untuk menghindari terjadinya overheating pada perangkat, Anda bisa menggunakan perangkat tambahan seperti cooling pad atau membersihkan laptop secara berkala agar tidak ada debu yang menumpuk pada perangkat keras laptop.
Menjaga perangkat dalam suhu yang tidak terlalu panas merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga kinerja laptop tetap maksimal meskipun digunakan dalam jangka waktu yang relatif cukup lama.
Penutup
Memiliki laptop yang kinerjanya optimal tentu menjadi dambaan bagi banyak orang. Sehingga mereka tetap bisa menjaga produktivitas ataupun menyelesaikan berbagai tugas pekerjaan yang sedang mereka lakukan.
Namun penurunan kinerja laptop kerap kali menjadi momok yang bisa menghambat produktivitas pemiliknya. Bahkan jika tidak segera di atasi, bisa saja membuat laptop justru mengalami kerusakan yang semakin parah.
Secara umum ada cukup banyak penyebab kenapa laptop menjadi lambat kinerjanya. Mulai dari terlalu banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang, sistem driver yang tidak update, hingga kapasitas RAM yang sudah tidak mencukupi.
Masing-masing penyebab tentunya akan membutuhkan penanganan yang berbeda agar bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja laptop. Namun ada beberapa solusi umum yang bisa dijadikan panduan dalam meningkatkan kinerja laptop yang sudah mulai melambat.
Beberapa diantaranya antara lain adalah melakukan update pada sistem operasi ataupun aplikasi yang digunakan, menghapus file dan cache yang sudah tidak diperlukan, melakukan upgrade RAM, hingga penggunaan perangkat eksternal tambahan seperti cooling pad untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil.
Itulah beberapa cara mempercepat kinerja laptop yang bisa dipertimbangkan jika Anda mulai merasakan kinerja laptop yang menurun. Dengan adanya pembahasan ini, semoga Anda tidak perlu bingung lagi jika ingin mendapatkan performa laptop yang semakin optimal untuk penggunaan sehari-hari.