Capcom Ungkap 92,4% Penjualan Game Kini Berasal dari Digital
Capcom mencatatkan performa bisnis yang cukup mengesankan dalam laporan keuangan paruh pertama tahun fiskal 2026. Selain mengalami peningkatan keuntungan dan pendapatan, perusahaan asal Jepang tersebut juga mengungkap bahwa 92,4% penjualan game mereka kini berasal dari format digital.
Berdasarkan laporan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 September 2026, operating profit Capcom meningkat 54,5% menjadi 60,8 miliar yen atau sekitar Rp6,99 triliun.
Baca Juga: Capcom Isyaratkan Cerita Besar Resident Evil Bisa Berakhir dalam 10 Tahun ke Depan
Sementara itu, pendapatan perusahaan mencapai 120,9 miliar yen atau sekitar Rp13,89 triliun, meningkat sekitar 49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Earnings per share juga mengalami kenaikan dari 65,78 yen menjadi 102,99 yen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa bisnis Capcom masih berada dalam kondisi yang sangat kuat.
Penjualan Digital Capcom Mencapai 92,4%
Salah satu informasi paling menarik dari laporan terbaru Capcom adalah dominasi penjualan digital. Dari keseluruhan penjualan game, format digital menyumbang 92,4%, sedangkan versi fisik hanya berkontribusi sebesar 7,6%.
Jika dirinci berdasarkan platform, penjualan digital melalui PC menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 57,1%. Sementara itu, penjualan digital di konsol berada di angka 35,3%.
Baca Juga: GOG Tambahkan Dukungan Rupiah Beli Game PC Resmi Makin Mudah
Perlu diperhatikan bahwa Capcom turut mengategorikan penjualan game Nintendo Switch 2 melalui game card sebagai penjualan digital. Hal ini menjadi salah satu faktor yang perlu dipahami ketika melihat pembagian angka tersebut.
Meski demikian, data ini tetap memperlihatkan betapa pentingnya distribusi digital bagi bisnis game Capcom saat ini, terutama melalui platform PC.
Resident Evil dan Monster Hunter Masih Jadi Andalan
Selain performa penjualan digital, sejumlah game Capcom juga menunjukkan angka penjualan yang besar. Resident Evil Requiem tercatat telah terjual sebanyak 8,51 juta kopi. Sementara itu, Pragmata mencapai 2,73 juta kopi dan Onimusha: Way of the Sword mencatatkan 1,78 juta kopi.
Game lama pun masih memberikan kontribusi signifikan. Resident Evil 2 Remake kini telah mencapai 20,38 juta kopi, menjadikannya salah satu judul paling sukses dalam sejarah seri tersebut. Di sisi lain, Monster Hunter World berhasil menembus angka 30,83 juta kopi.
Baca Juga: Sony Kembangkan AI Agar Mencari Lawan Main Lebih Cocok
Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa katalog game lama Capcom masih memiliki daya tarik kuat, bahkan bertahun-tahun setelah pertama kali dirilis.
Total Penjualan Franchise Capcom Terus Meningkat
Jika melihat performa setiap franchise, Resident Evil masih memimpin dengan total penjualan mencapai 218 juta kopi sejak pertama kali diperkenalkan.
Berikutnya ada Monster Hunter dengan 132 juta kopi, Street Fighter sebanyak 60 juta kopi, Mega Man dengan 45 juta kopi, serta Devil May Cry yang telah mencapai 42 juta kopi.
Baca Juga: Resident Evil Requiem Raup 8 Triliun, Namun Kontribusi Xbox Masih Rendah
Dengan peningkatan pendapatan dan dominasi distribusi digital, Capcom menunjukkan bahwa strategi bisnis mereka berjalan cukup efektif. Popularitas franchise besar seperti Resident Evil dan Monster Hunter juga menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan perusahaan di tengah perubahan industri game.