Sucker Punch PHK 26 Karyawan Setelah Rilis Ghost of Yōtei
Sucker Punch Productions, studio di balik Ghost of Tsushima dan Ghost of Yōtei, dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 26 karyawan. Keputusan ini muncul ketika industri game masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan kebutuhan produksi dan penyesuaian operasional di sejumlah studio.
Menurut laporan Aftermath, sebanyak 26 karyawan terdampak dari total kurang dari 200 orang yang bekerja di Sucker Punch. Pengurangan tenaga kerja tersebut disebut berkaitan dengan kondisi pasar serta kebutuhan studio untuk mempersiapkan proyek berikutnya.
Kabar ini menjadi perhatian karena Sucker Punch merupakan salah satu studio yang dikenal melalui game aksi dengan latar Jepang dan telah memiliki sejumlah waralaba populer di PlayStation.
Sucker Punch Lakukan PHK untuk Persiapan Proyek Berikutnya
Dalam komunikasi internal kepada karyawan, pihak Sucker Punch menjelaskan bahwa keputusan PHK diambil setelah mempertimbangkan kondisi industri game dan kebutuhan pengembangan ke depan. Sejumlah posisi dari berbagai bagian studio dilaporkan ikut dihapus.
Studio tersebut juga disebut berupaya memberikan dukungan kepada karyawan yang terdampak selama masa transisi. Namun, belum ada penjelasan lebih terperinci mengenai jumlah posisi yang dihapus dari setiap divisi maupun bentuk dukungan yang diberikan.
Baca Juga: Sony Bayar Hacker Rp830 Juta untuk Temukan Celah PS5
Selain itu, Sucker Punch belum mengungkapkan secara terbuka proyek berikutnya yang sedang dikerjakan. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah pengurangan tenaga kerja ini akan memengaruhi skala produksi, strategi pengembangan, atau jadwal peluncuran game mendatang.
Ghost of Yōtei Jadi Rilisan Terbaru Sucker Punch
Sucker Punch merilis Ghost of Yōtei untuk PlayStation 5 pada Oktober 2025. Game tersebut melanjutkan tradisi petualangan aksi berlatar Jepang yang sebelumnya meraih perhatian melalui Ghost of Tsushima.
Selain kedua game tersebut, studio ini juga dikenal lewat waralaba Sly Cooper dan inFamous. Deretan judul tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Sucker Punch dalam mengembangkan game untuk berbagai generasi konsol PlayStation.
Baca Juga: Football Manager 27 Meluncur November 2026 Mendatang
Meski Ghost of Yōtei menjadi salah satu rilisan penting studio, belum ada informasi yang memastikan bahwa performa komersial game tersebut menjadi penyebab PHK. Laporan yang tersedia lebih mengaitkan keputusan itu dengan kondisi industri dan kebutuhan operasional ke depan.
PHK Menambah Tekanan bagi Industri Game
Pengurangan tenaga kerja di Sucker Punch menambah daftar studio game yang melakukan penyesuaian organisasi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini memperlihatkan bahwa bahkan studio dengan waralaba terkenal tetap dapat menghadapi perubahan kebutuhan bisnis dan produksi.
Untuk saat ini, belum diketahui bagaimana PHK tersebut akan memengaruhi rencana jangka panjang Sucker Punch. Penggemar pun masih menantikan informasi mengenai proyek baru yang akan dikembangkan studio tersebut setelah Ghost of Yōtei.
Baca Juga: Infinity Nikki 2.10 Meluncur Bawa Kolaborasi Little Prince
Perkembangan selanjutnya akan menjadi perhatian, terutama untuk melihat apakah perubahan struktur tenaga kerja ini turut mengubah arah pengembangan game Sucker Punch di masa mendatang.