News

Destiny Child: Assemble Diumumkan, Idle RPG Baru Siap Rilis pada 2027

Kabar kebangkitan Destiny Child akhirnya kembali membawa perkembangan baru. Setelah sempat diumumkan pada 2024, proyek penerus game gacha RPG besutan SHIFT UP tersebut kini resmi diperkenalkan dengan judul Destiny Child: Assemble. Berbeda dari game originalnya, seri terbaru ini akan hadir sebagai Idle RPG dengan target peluncuran pada paruh pertama 2027.

Com2uS mengambil alih pengembangan dan persiapan perilisan game tersebut setelah Destiny Child original mengakhiri layanannya. Untuk proyek terbaru ini, mereka mempercayakan proses pengembangan kepada TikiTaka Studio, salah satu studio di bawah naungan perusahaan.

Destiny Child: Assemble Siap Rilis di Android dan iOS

Setelah sempat mengalami penundaan, Destiny Child: Assemble kini memiliki target jadwal rilis yang lebih jelas. Com2uS menargetkan game tersebut meluncur pada paruh pertama 2027 untuk perangkat Android dan iOS.

Baca Juga: Capcom Ungkap 92,4% Penjualan Game Kini Berasal dari Digital

Bersamaan dengan pengumuman ini, Com2uS juga meresmikan website khusus serta merilis video teaser perdana. Video tersebut memperlihatkan Resurrection Flower, sebuah objek penting dalam lore Destiny Child yang memiliki kaitan dengan kemampuan menghidupkan kembali sesuatu yang telah mati.

Pemilihan objek tersebut terasa relevan dengan konsep kebangkitan Destiny Child melalui proyek terbaru ini. Meski begitu, teaser yang dibagikan belum memperlihatkan banyak detail mengenai gameplay maupun sistem pertarungannya.

Mengumpulkan Kembali Kandidat Archfiend

Judul Assemble ternyata memiliki makna tersendiri dalam konteks cerita. Subjudul tersebut merujuk pada para kandidat Archfiend dari game original yang kembali berkumpul dalam petualangan baru.

Destiny Child: Assemble juga akan menghubungkan cerita para karakter dengan sistem koleksi dan progression gameplay yang berbeda dari pendahulunya.

Baca Juga: Bungie Akui Marathon Kurang Sukses Karena Terlalu Sulit

Kembalinya karakter-karakter familiar tentu menjadi salah satu daya tarik utama bagi penggemar lama. Apalagi, game ini berpotensi menghadirkan pendekatan cerita baru yang tetap mempertahankan elemen penting dari semesta Destiny Child.

Beralih dari Gacha RPG Menjadi Idle RPG

Perubahan paling besar dalam Destiny Child: Assemble terletak pada genre yang diusung. Jika game originalnya dikenal sebagai gacha RPG, seri terbaru ini akan menggunakan format Idle RPG yang menawarkan pengalaman bermain lebih santai dan kasual.

Sayangnya, Com2uS belum membagikan detail lebih lanjut mengenai mekanisme permainan, sistem koleksi karakter, maupun fitur progression yang akan tersedia.

Baca Juga: Minecraft Masih Mendominasi, 300 Ribu Pemain Baru Bergabung Setiap Hari

Untuk sekarang, pemain masih perlu menunggu informasi lanjutan dari pengembang. Dengan target rilis pada paruh pertama 2027, menarik untuk melihat bagaimana Destiny Child: Assemble menghidupkan kembali franchise ini melalui pendekatan gameplay yang berbeda.

Subagiyo Pendiri & Pemimpin Redaksi OmahGame

Subagiyo

Subagiyo adalah sosok di balik OmahGame, bertindak sebagai Lead Writer. Berawal dari hobi bermain game dan mengulik gadget, ia mendirikan OmahGame untuk membantu para gamer menemukan ulasan perangkat terbaik, tutorial game yang praktis, serta kabar terbaru dari dunia teknologi digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *