Krafton Batalkan PUBG: Black Budget Setelah Bertahun-tahun Dikembangkan
Kabar mengejutkan datang dari Krafton. Perusahaan tersebut memutuskan untuk menghentikan pengembangan PUBG: Black Budget, sebuah spin-off dari franchise PUBG yang sebelumnya disiapkan untuk membawa seri tersebut ke genre extraction shooter.
Proyek ini sempat menjadi salah satu eksperimen menarik Krafton karena menawarkan konsep yang berbeda dari PUBG: Battlegrounds. Namun, setelah melakukan evaluasi terhadap perkembangan game dan potensi jangka panjangnya, Krafton memilih untuk mengakhiri pengembangan.
Keputusan tersebut menjadi penutup perjalanan sebuah proyek yang telah dikerjakan selama beberapa tahun. Sebelum akhirnya dibatalkan, Black Budget juga sempat menjalani pengujian tertutup untuk mendapatkan masukan langsung dari calon pemain.
Pengembangan Berakhir Setelah Evaluasi
Krafton menyebut keputusan pembatalan diambil setelah tim mengevaluasi kondisi proyek serta arah pengembangannya. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, versi Black Budget yang tersedia dinilai belum mampu menghadirkan pengalaman bermain yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Sebelum proyek dihentikan, Krafton sempat mengadakan closed alpha. Tahap pengujian tersebut menjadi kesempatan bagi pengembang untuk melihat respons pemain sekaligus mengumpulkan masukan mengenai mekanisme permainan.
Baca Jug: Naughty Dog Ungkap Intergalactic Heretic Prophet Pada Tahun Depan
Namun, hasil evaluasi akhirnya membuat perusahaan mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan proyek ke tahap berikutnya. Dengan demikian, Black Budget tidak akan mencapai peluncuran resmi sebagai game komersial.
Mencoba Formula Extraction Shooter
PUBG: Black Budget dirancang sebagai game first-person PvPvE extraction shooter. Konsep tersebut memadukan pertarungan melawan pemain lain dengan ancaman dari lingkungan serta musuh yang dikendalikan kecerdasan buatan.
Dalam pertandingan, pemain akan bekerja sama dalam kelompok kecil untuk menjelajahi area permainan, mencari berbagai sumber daya, dan mengumpulkan loot. Tantangan utamanya bukan hanya bertahan dari pemain lain, tetapi juga memastikan seluruh hasil jarahan dapat dibawa keluar dari area sebelum perjalanan berakhir.
Baca Juga: Penjualan Resident Evil 2 Remake PS5 Naik 50 Persen Pasca Rilis Film Zach Cregger
Formula tersebut berbeda dari pengalaman battle royale yang selama ini menjadi identitas utama PUBG. Krafton tampaknya ingin mengeksplorasi bentuk permainan baru yang tetap memanfaatkan elemen kompetitif, tetapi memberikan fokus lebih besar pada eksplorasi, pengumpulan sumber daya, dan risiko kehilangan hasil jarahan.
Pulau Coli dan Konsep Time Loop
Black Budget juga memiliki latar dunia yang cukup berbeda dari PUBG: Battlegrounds. Game ini mengambil lokasi di sebuah pulau misterius bernama Coli yang dikisahkan mengalami fenomena time loop.
Konsep tersebut memberikan ruang bagi pengembang untuk memasukkan unsur supernatural ke dalam dunia PUBG. Selain menghadapi pemain lain dan musuh berbasis AI, pemain juga akan berhadapan dengan lingkungan yang menyimpan berbagai misteri.
Baca Juga: Buku Novel Remaja, Inspiratif dan Imajinatif
Penggunaan time loop menjadi salah satu aspek yang membuat Black Budget terasa berbeda dari game PUBG sebelumnya. Sayangnya, konsep tersebut tidak akan berkembang menjadi sebuah game penuh karena proyeknya kini telah dihentikan.
Pelajaran untuk Proyek PUBG Berikutnya
Meskipun Black Budget dibatalkan, Krafton menyatakan bahwa pengalaman selama proses pengembangan tetap memiliki nilai untuk proyek-proyek selanjutnya. Berbagai eksperimen, masukan pemain, serta pelajaran yang diperoleh selama produksi dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengembangan game berikutnya.
PUBG Studios juga masih membuka peluang untuk mengeksplorasi ide dan mekanisme gameplay baru di masa mendatang. Artinya, pembatalan Black Budget tidak serta-merta menutup kemungkinan munculnya proyek PUBG dengan konsep berbeda.
Baca Juga: Buku Inspiratif untuk Remaja, Sumber Motivasi Terbaik
Untuk saat ini, penggemar harus menerima bahwa perjalanan PUBG: Black Budget telah berakhir sebelum mencapai tahap perilisan. Fokus Krafton berikutnya akan menjadi hal yang menarik untuk diperhatikan, terutama jika perusahaan kembali mencoba membawa franchise PUBG ke pengalaman bermain di luar formula battle royale.