News

Sayonara! Riot Games Resmi Hentikan Pengembangan Game Fighting 2XKO di Desember 2026

Kabar kurang mengenakkan datang dari raksasa pengembang game Riot Games. Pihak developer baru saja mengonfirmasi bakal menghentikan seluruh pengembangan aktif untuk game fighting bertema alam semesta League of Legends mereka, 2XKO, pada bulan Desember 2026 mendatang. Alasan utamanya cukup klasik namun krusial: jumlah pemain aktif yang tidak cukup untuk menjaga operasional game tetap profitabel.

Saat ini, 2XKO sebenarnya mencatatkan Metascore yang lumayan di angka 78 pada situs Metacritic, meski skor penggunanya terdampar di angka 4,8. Komunitas game fighting (FGC) memang dikenal sangat berdedikasi, namun Riot mengaku biaya operasional untuk mempertahankan 2XKO jauh lebih membengkak dibandingkan pemasukan yang masuk. Menyuntikkan pembaruan (update) berskala besar sekalipun dinilai tak sanggup menutup jurang kerugian tersebut.

Masih Ada Konten Baru & Refund Penuh untuk Pemain

Kendati pengembangannya bakal tamat di akhir 2026, bukan berarti server 2XKO akan langsung gulung tikar seketika. Riot berkomitmen untuk merilis sisa konten yang sudah masuk dalam roadmap hingga akhir tahun nanti. Dua champion baru, yakni Lux dan Samira, dipastikan tetap meluncur sebelum patch perbaikan bug terakhir dilepas pada Desember 2026.

Kabar baiknya, setelah pengembangan aktif dihentikan, server game bakal tetap dibiarkan menyala. Artinya, kamu masih bisa bermain di berbagai platform yang didukung. Namun, Riot tidak menjamin adanya update konten berkala setelahnya, dan penutupan server secara total tinggal menunggu waktu.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus hadiah perpisahan kepada komunitas setia, Riot merombak total sistem ekonomi dan mikrotransaksi 2XKO:

•  Semua Champion Gratis: Seluruh karakter Champion bakal dibuka secara gratis untuk semua pemain.

•  Bundel Item Kosmetik: Sebagian besar item kosmetik kini dijual dalam paket bundel yang lebih hemat.

•  Refund Transaksi: Riot akan mengembalikan uang (refund) atas semua transaksi yang dilakukan pemain di 2XKO hingga batas waktu 20 Agustus.

Langkah manis ini diambil ketimbang harus memaksakan investasi pengembangan di tahun berikutnya tanpa arah finansial yang jelas.

Nasib Developer dan Proyek Masa Depan Riot Games

Meskipun keputusan ini pahit, transparansi Riot patut diacungi jempol karena memberikan pengumuman jauh-jauh hari, alih-alih mendadak mematikan server seperti beberapa judul live-service lain. Lalu, ke mana fokus Riot setelah ini?

Sumber daya yang tersisa kemungkinan besar bakal dialihkan ke jajaran proyek raksasa Riot lainnya. Seperti yang diketahui, selain mengurus League of Legends dan Valorant, Riot dilaporkan sedang menggarap game MMOFPS di dunia Valorant, game dungeon-crawler di alam semesta Runeterra, hingga MMORPG League of Legends yang sangat diantisipasi. Semoga saja para talenta hebat dari tim 2XKO bisa langsung diserap ke dalam proyek-proyek ambisius tersebut!

Subagiyo Pendiri & Pemimpin Redaksi OmahGame

Subagiyo

Subagiyo adalah sosok di balik OmahGame, bertindak sebagai Lead Writer. Berawal dari hobi bermain game dan mengulik gadget, ia mendirikan OmahGame untuk membantu para gamer menemukan ulasan perangkat terbaik, tutorial game yang praktis, serta kabar terbaru dari dunia teknologi digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *